PAGELARAN SENI & BUDAYA 2026 DI MAKASSAR (AKGAUKANG BUDAYA)
Kemegahan Budaya Makassar di Pagelaran Seni & Budaya 2026 (AKGAUKANG BUDAYA)
Makassar–Suasana budaya yang penuh warna akan menyelimuti kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam dalam Pagelaran Seni & Budaya 2026
yang digelar selama tiga hari, 10–12 April 2026. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat luas.
Pagelaran yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional khas Sulawesi Selatan. Mulai dari accarita, accinik, akkelong, assibuntuluk, akbalanja hingga aklumba, seluruhnya ditampilkan sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Munafri Arifuddin selaku Wali Kota Makassar bersama Aliyah Mustika sebagai Wakil Wali Kota Makassar. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam memajukan sektor kebudayaan dan pariwisata daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga ruang edukasi dan pelestarian budaya bagi generasi muda.
“Pagelaran ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Makassar kepada masyarakat luas sekaligus mengajak generasi muda agar lebih mencintai warisan budaya daerah,” ujarnya.
Dengan latar megah Benteng Fort Rotterdam yang sarat sejarah, masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan penampilan seni, musik tradisional, tarian daerah, serta berbagai atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Makassar.
Pagelaran Seni & Budaya 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata Kota Makassar semakin berkembang.
Editing
Pemburu berita Sul-Sel
Related Articles