Kapolrestabes Makassar Turun Langsung Pantau Antrean BBM Bersubsidi di SPBU Sultan Hasanuddin
MAKASSAR, Pemburu Berita Sul-Sel — Maraknya isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kota Makassar mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Jumat, 11 September 2026

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi pelayanan dan antrean kendaraan di SPBU 74.901.10, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Peninjauan tersebut dilakukan di tengah keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi, khususnya jenis Pertalite dan Solar bersubsidi.

Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat harus rela mengantre panjang untuk mendapatkan BBM. Antrean kendaraan bahkan disebut mencapai sekitar satu kilometer. Sejumlah warga juga harus menunggu selama berjam-jam di tengah kondisi cuaca panas.
Situasi tersebut menggambarkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM bersubsidi sekaligus menjadi perhatian bagi pihak terkait agar distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Kehadiran Kapolrestabes Makassar bersama jajaran di lokasi menjadi langkah untuk melihat secara langsung kondisi yang terjadi di lapangan, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam peninjauan tersebut, jajaran Satpol PP Kota Makassar juga turut berada di lokasi untuk mendukung pengamanan dan menjaga ketertiban selama antrean berlangsung.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi pasokan BBM bersubsidi serta memastikan distribusinya berjalan lancar, sehingga warga tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar.
Kelangkaan maupun antrean panjang BBM bersubsidi bukan hanya menyangkut persoalan distribusi, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya pekerja, pelaku usaha, pengemudi angkutan, dan warga yang menggantungkan mobilitasnya pada kendaraan bermotor.

Masyarakat pun berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius dan solusi konkret, sehingga ketersediaan BBM bersubsidi di Kota Makassar dapat kembali normal dan mudah diakses masyarakat yang memang berhak mendapatkannya.
Peliputan/editor
M. Suardi
Related Articles