DPP BMKI Laporkan Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Ke polres Gowa
Makassar, Dewan Pengurus Pusat Barisan Muda Kesehatan Indonesia (DPP BMKI) mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden kebakaran yang melanda sejumlah gedung di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.
Ketua DPP BMKI, Irham Tompo, menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi pada Jumat, 29 Mei 2026 sekitar pukul 12.36 WITA tersebut tidak boleh dipandang sebagai kejadian biasa. Menurutnya, penyebab kebakaran harus diungkap secara terang-benderang demi menjamin akuntabilitas pengelolaan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Kami berharap Polres Gowa melalui Satuan Reserse Kriminal, dapat melakukan investigasi secara terbuka, transparan, profesional, dan berkeadilan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut, tegas Irham.
BMKI menilai penyelidikan harus mencakup seluruh aspek yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran, termasuk sistem kelistrikan, pengelolaan sarana dan prasarana, standar keamanan gedung, sistem proteksi kebakaran, hingga kepatuhan terhadap regulasi keselamatan yang berlaku.
Menurut Irham, sebagai fasilitas pelayanan publik yang memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, rumah sakit memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh sistem keselamatan berjalan sesuai standar.
Karena itu, apabila ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran, maka proses penegakan hukum harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
BMKI menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak
Kebakaran di lingkungan rumah sakit bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.
Oleh sebab itu, investigasi tidak boleh berhenti pada pencarian penyebab kebakaran semata, melainkan harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen keselamatan rumah sakit," lanjutnya.
DPP BMKI juga meminta agar hasil penyelidikan nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik guna menghindari spekulasi dan memastikan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga.
BMKI menegaskan akan terus mengawal proses penyelidikan hingga penyebab kebakaran terungkap secara jelas dan komprehensif, serta memastikan adanya langkah-langkah perbaikan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.