Antrean Solar dan Pertalite Picu Kemacetan di Jembatan Layang Galangan Kapal Tallo, Warga Minta Penanganan Serius

Terkini 14 Oct 2026 13:11 • 4 min read • 30 views • By M Suardi

Share berita ini

Antrean Solar dan Pertalite Picu Kemacetan di Jembatan Layang Galangan Kapal Tallo, Warga Minta Penanganan Serius
"Warga juga menyoroti minimnya pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut, terutama ketika antrean kendaraan mulai memanjang dan menyebabkan penyempitan ruang gerak kendaraan yang melintas.

MAKASSAR, Pemburuberitasul-sel— Kemacetan kembali dikeluhkan masyarakat di kawasan Jembatan Layang Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan Pertalite diduga menjadi salah satu pemicu kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Rabu, 14 Oktober 2026.

 

Kondisi ini menimbulkan keresahan pengguna jalan, terlebih kawasan Jalan Galangan Kapal dikenal memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas apabila antrean kendaraan tidak tertata dengan baik.

 

 

Berdasarkan keluhan masyarakat dan informasi yang disampaikan dari lapangan, antrean kendaraan di sekitar lokasi dinilai membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait. Pengaturan arus lalu lintas diperlukan agar kendaraan yang mengantre BBM tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

 

Warga juga menyoroti minimnya pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut, terutama ketika antrean kendaraan mulai memanjang dan menyebabkan penyempitan ruang gerak kendaraan yang melintas.

 

Antrean BBM di Makassar dan Gowa Kembali Dikeluhkan

 

Keluhan masyarakat tidak hanya terjadi di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo. Sejumlah warga di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa juga mengeluhkan panjangnya antrean saat hendak mengisi BBM jenis solar dan Pertalite di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

 

 

Bahkan, berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, terdapat SPBU yang dilaporkan kehabisan stok ketika warga hendak melakukan pengisian BBM.

 

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kelancaran distribusi dan ketersediaan BBM, khususnya jenis solar dan Pertalite yang banyak dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

Meski demikian, penyebab pasti antrean panjang dan laporan kekosongan stok tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut melalui keterangan resmi pihak pengelola SPBU, Pertamina, serta instansi terkait.

 

Warga Pertanyakan Pengawasan dan Pengaturan Lalu Lintas

 

Masyarakat meminta aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pihak terkait untuk turun langsung melakukan pemantauan di kawasan Jalan Galangan Kapal.

 

Pengaturan lalu lintas dinilai penting, terutama pada jam-jam sibuk ketika antrean kendaraan berpotensi menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

 

Selain itu, masyarakat mendesak agar pengawasan terhadap distribusi BBM dilakukan secara transparan. Apabila ditemukan pelanggaran atau penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi, warga meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Warga juga mempertanyakan apakah persoalan antrean dan ketersediaan BBM yang berulang berkaitan dengan kendala distribusi, tingginya permintaan, atau kemungkinan adanya penyimpangan oleh pihak tertentu.

 

Namun, dugaan adanya oknum yang bermain di balik persoalan tersebut masih memerlukan bukti dan penyelidikan lebih lanjut. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh diperlukan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi spekulasi tanpa dasar yang jelas.

 

Desak Pemerintah dan Pertamina Segera Bertindak

 

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Gowa, kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Pertamina segera berkoordinasi untuk mencari solusi konkret.

 

Beberapa langkah yang dinilai perlu dilakukan antara lain:

 

Pengaturan lalu lintas: Menempatkan petugas di titik rawan kemacetan, khususnya di sekitar Jembatan Layang Jalan Galangan Kapal.

 

Evaluasi antrean SPBU: Memastikan antrean kendaraan tidak menutup badan jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

 

Pemeriksaan distribusi BBM: Menelusuri penyebab antrean panjang dan laporan kekosongan stok solar serta Pertalite.

 

Pengawasan BBM bersubsidi: Memastikan penyaluran BBM sesuai ketentuan dan menindaklanjuti apabila ditemukan pelanggaran.

 

Transparansi informasi: Memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi pasokan dan langkah penanganan yang dilakukan.

 

 

Masyarakat berharap persoalan ini tidak terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas. Selain menyangkut kebutuhan BBM, kondisi tersebut juga berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi warga.

 

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari pihak terkait. Apakah antrean panjang tersebut semata-mata dipicu persoalan pasokan dan tingginya permintaan, atau terdapat persoalan lain dalam pengawasan distribusi BBM? Pertanyaan ini perlu dijawab melalui pemeriksaan terbuka, data yang akurat, dan tindakan nyata dari instansi berwenang.

 

Catatan redaksi: Hingga berita ini disusun, penyebab pasti antrean dan laporan kekosongan stok BBM tersebut belum terkonfirmasi melalui keterangan resmi pihak terkait. Konfirmasi dari Pertamina, pengelola SPBU, kepolisian, dan Dinas Perhubungan diperlukan untuk memperoleh gambaran yang berimbang.

 

Pemburu Berita Sulsel — Tajam, Berimbang, dan Terpercaya.

 

 

Editor : M. Suardi

Pemburu Berita Sul-Sel

Recent Articles

Popular Articles