KABUT ASAP SELIMUTI KOTA MAKASSAR, DIDUGA DAMPAK KEBAKARAN LAHAN DI PALANGKARAYA KALIMANTAN TENGAH

Terkini 14 Oct 2026 12:24 • 3 min read • 86 views • By M Suardi

Share berita ini

KABUT ASAP SELIMUTI KOTA MAKASSAR, DIDUGA DAMPAK KEBAKARAN LAHAN DI PALANGKARAYA KALIMANTAN TENGAH
"Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi dampak kabut asap, mengingat udara yang tercemar dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

MAKASSAR,Pemburuberitasul-sel.my.id— Kabut asap yang menyelimuti Kota Makassar dan sejumlah wilayah sekitarnya menjadi perhatian masyarakat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan. Selasa, (13 Oktober 2026 ) 

 

Berdasarkan informasi yang beredar, kabut asap tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran lahan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya sekitar Palangka Raya. Namun, hubungan antara kebakaran tersebut dan kabut asap yang menyelimuti Makassar masih perlu dipastikan melalui pemantauan kualitas udara serta data arah angin dari instansi berwenang.

 

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi dampak kabut asap, mengingat udara yang tercemar dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

 

Masyarakat Desak Pemerintah Agar Ditangani dengan Cepat

 

Warga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait tidak tinggal diam menghadapi kondisi tersebut. Langkah cepat diperlukan untuk memastikan kualitas udara tetap terpantau dan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai tingkat pencemaran udara.

 

Penanganan juga diharapkan dilakukan melalui koordinasi lintas daerah, khususnya dengan pihak berwenang di wilayah yang mengalami kebakaran lahan.

 

Apabila kebakaran lahan terus berlangsung, asap yang dihasilkan berpotensi memperburuk kualitas udara di wilayah terdampak, bergantung pada arah angin, kondisi cuaca, serta intensitas kebakaran.

 

Karena itu, upaya penanganan tidak cukup hanya dilakukan ketika kabut asap sudah menyelimuti permukiman. Pemerintah perlu mengutamakan pencegahan kebakaran sejak dini agar dampak yang lebih luas dapat dihindari.

 

Pencegahan Kebakaran Harus menjadi Prioritas

 

Untuk mengatasi persoalan kabut asap, sejumlah langkah penting perlu segera diperkuat, antara lain:

 

1. Memadamkan titik kebakaran lahan melalui koordinasi petugas pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, dan instansi terkait.

2. Memperketat pengawasan kawasan rawan kebakaran, terutama lahan gambut dan wilayah yang rentan terbakar saat kondisi kering.

3. Melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala di Kota Makassar dan kabupaten sekitarnya, kemudian menyampaikan hasilnya kepada masyarakat secara terbuka.

4. Mencegah pembakaran lahan secara sengaja melalui pengawasan, edukasi, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terbukti.

5. Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan, termasuk menyiapkan masker yang sesuai, fasilitas pelayanan kesehatan, dan informasi mengenai langkah perlindungan diri.

 

 

Upaya pencegahan tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kebakaran lahan tidak terus berulang dan menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan bagi masyarakat. 

 

Warga di Imbau Menjaga Kesehatan

 

Di tengah kondisi udara yang dikhawatirkan memburuk, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap terlihat pekat atau kualitas udara dinyatakan tidak sehat.

 

Warga juga disarankan menggunakan masker yang sesuai, menutup pintu dan jendela saat asap masuk ke dalam rumah, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gangguan pernapasan yang berat.

 

Pemerintah daerah diharapkan menyediakan informasi resmi mengenai kualitas udara melalui pemantauan instansi berwenang agar masyarakat dapat menentukan langkah perlindungan yang tepat.

 

Jangan Tunggu Dampak Semakin Meluas

 

Kabut asap bukan sekadar persoalan jarak pandang, melainkan juga masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius.

 

Masyarakat berharap pemerintah segera memastikan penyebab kabut asap yang menyelimuti Makassar, meningkatkan koordinasi penanganan kebakaran lahan, serta memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

 

Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas. Penanganan kebakaran lahan perlu dilakukan secara serius, sementara pemantauan kualitas udara dan penyampaian informasi kepada warga harus berjalan secara transparan dan berkelanjutan.

 

Catatan Redaksi: Dugaan hubungan antara kebakaran lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan kabut asap di Makassar masih memerlukan verifikasi melalui data resmi. Penyebab, tingkat pencemaran udara, serta sebaran asap perlu dikonfirmasi kepada instansi terkait sebelum dinyatakan sebagai fakta.

 

Pemburu Berita Sul-Sel (PBS)

Berimbang, Tajam, dan Terpercaya.

 

 

 

Editor : M. Suardi

Pemburu Berita Sul-Sel

Recent Articles

Popular Articles