Terkini Breaking Featured

Bertahun-tahun Dihuni, Perumahan Griya Hartacu Pattallassang Diduga Belum Penuhi Kewajiban Pengembang, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

Share berita ini
Bertahun-tahun Dihuni, Perumahan Griya Hartacu Pattallassang Diduga Belum Penuhi Kewajiban Pengembang, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan
Bertahun-tahun Dihuni, Perumahan Griya Hartacu Pattallassang Diduga Belum Penuhi Kewajiban Pengembang, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan
"Menurut pengakuan warga, berbagai persoalan tersebut telah beberapa kali dilaporkan kepada pihak manajemen PT Tiga Maha Rewa. Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun langkah penyelesaian yang dirasakan masyarakat.

GOWA – Harapan ratusan warga Perumahan Griya Hartacu Pattallassang untuk menikmati hunian yang layak kini berubah menjadi kekecewaan.

Sejumlah fasilitas yang disebut-sebut dijanjikan sejak awal pengembangan hingga kini diduga belum terealisasi, sementara kepastian akses jalan menuju perumahan juga menjadi tanda tanya.

Hasil penelusuran di lapangan berdasarkan keterangan sejumlah warga menunjukkan bahwa jalan yang selama ini digunakan sebagai akses utama keluar masuk perumahan diduga merupakan jalan milik pemerintah desa, bukan aset yang disediakan oleh pengembang PT Tiga Maha Rewa. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi seluruh penghuni.

"Kalau suatu saat jalan ini diambil kembali oleh pemerintah desa atau tidak bisa lagi digunakan, kami harus lewat mana?" ungkap salah seorang warga saat rapat bersama.

Selain persoalan akses jalan, warga juga menyoroti belum rampungnya berbagai fasilitas umum yang dinilai menjadi tanggung jawab pengembang. Bangunan masjid masih dalam kondisi belum selesai, lapangan dan taman yang dijanjikan belum berfungsi sebagaimana mestinya, serta tidak tersedia pos keamanan permanen.

Ketiadaan sistem keamanan dinilai berdampak pada meningkatnya keresahan masyarakat. Dalam beberapa bulan terakhir, warga mengaku sering terjadi kasus pencurian di lingkungan perumahan. Karena tidak melihat adanya langkah nyata dari pihak pengembang, warga akhirnya mengambil inisiatif sendiri dengan mengumpulkan dana secara swadaya untuk membangun pos ronda sederhana.

Tidak hanya itu, warga juga bergiliran melaksanakan ronda malam demi menjaga keamanan lingkungan. Semangat gotong royong kembali ditunjukkan saat masyarakat mengumpulkan dana untuk memperbaiki bangunan masjid agar dapat digunakan beribadah, meski kondisinya masih jauh dari layak. Saat hujan deras disertai angin kencang, air masih masuk ke dalam bangunan karena sebagian atap dan dinding belum tertutup sempurna.

Menurut pengakuan warga, berbagai persoalan tersebut telah beberapa kali dilaporkan kepada pihak manajemen PT Tiga Maha Rewa. Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun langkah penyelesaian yang dirasakan masyarakat.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pemenuhan kewajiban pengembang terhadap penyediaan infrastruktur dasar dan fasilitas umum bagi konsumen. Warga berharap Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta instansi terkait segera melakukan investigasi dan pemeriksaan langsung terhadap kondisi Perumahan Griya Hartacu Pattallassang, termasuk menelusuri legalitas akses jalan, penyelesaian fasilitas umum, serta pemenuhan kewajiban pengembang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Warga menegaskan bahwa mereka tidak mencari konflik dengan pihak mana pun. Mereka hanya menginginkan hak sebagai konsumen dipenuhi sehingga dapat tinggal dengan aman, nyaman, dan memperoleh kepastian hukum atas lingkungan tempat tinggal mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Tiga Maha Rewa belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi atas berbagai keluhan yang disampaikan warga.

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak PT Tiga Maha Rewa untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Editor

Kaperwil pemburuberita sul-sel